Di Debegan, Bangunan Liar Bantaran Kalianyar Sudah Dibongkar

Mojosongo, Solo (Fakta12):

Adanya bangunan-bangunan liar di bantaran Kali Anyar Kampung Debegan, Mojosongo, Jebres akhirnya dibongkar, Senin (30/11). Pembongkaran  dilakukan sendiri oleh pemilik bangunan dibantu pekerja-pekerja di proyek pembangunan talut Kali Anyar. Pembongkaran tersebut berjalan dengan mulus tanpa ketegangan antara pemilik dengan pekerja proyek.

Pembongkaran cukup dilakukan dengan menggunakan alat ringan. Sampai saat ditinjau kembali wartawan Fakta12 pukul 13.45 WIB seluruh rumah dan kios yang berjumlah sekitar 20-an, telah rata dengan tanah. Namun Masjid Al Fatah yang dulu sempat akan dibongkar, masih berdiri secara utuh tanpa disentuh.

Telah Diberi Ganti Rugi

Sebagian Warga yang ditemui mengaku telah mendapatkan ganti rugi dari Pemerintah Kota (Pemkot) sesuai dengan yang dijanjikan. Penyerahan biaya ganti rugi tersebut dilakukan oleh Pemkot di Balaikota Surakarta pada hari Sabtu (28/11) kemarin.

Besar biaya penggantian berkisar antara Rp. 250 ribu sampai dengan tertinggi Rp. 1 juta sesuai dengan bahan bangunan dan peruntukan bangunan saat akan dibongkar. Ada yang menerima Rp. 500 ribu dan Rp. 600 ribu karena rumahnya berbahan dinding kayu semipermanen. Sementara untuk yang dulu peruntukannya kios diberikan Rp. 250 ribu tadi.

Seperti diketahui pembangunan talut Kalianyar di Debegan tersebut sempat membawa kekhawatiran bagi masyarakat sekitar yang melihat ataupun warga. Bagaimana tidak, bangunan-bangunan liar diatasnya belum dibongkar sementara dibawahnya talut lama sudah dibongkar sehingga menyisakan lereng tebing talut telanjang tanpa pelindung. Kekhawatiran warga tambah dipicu oleh musim hujan yang sudah tiba sehingga ditakuti membuat longsor tebing sisi talut tersebut. Hal yang sangat berbahaya jika penghuni atau warga sekitar masih berdiam ataupun berteduh di bangunan-bangunan tersebut.

Yah semoga saja proyek revitalisasi talut Kalianyar tersebut berjalan lancar. Diharapkan kelancaran tersebut membuat Kalianyar yang difungsikan utamanya untuk pengendalian banjir di Solo bagian Utara lebih optimal lagi daya gunanya. Dan juga semoga warga-warga tergusur yang secara sukarela telah membongkar dan dan pindah sendiri dari hunian liar tersebut dapat lebih beruntubg, ditempat hunian dan tempat usaha yang baru…amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: