AKHIRNYA POLWIL SURAKARTA RESMI LIKUIDASI

Solo, Fakta12

Sebagai konsekuensi logis reformasi struktural Polri meningkatkan kinerja agar lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel maka diadakan likuidasi jajaran Polwil dan Polwiltabes (Polisi Wilayah dan Polisi Wilayah Kota Besar, red). Di seluruh Indonesia terdapat 21 Polwil dan Polwiltabes. Rinciannya terdiri dari 3 di Polda Sulawesi Selatan Barat, 5 di Polda Jawa Barat, 6 di Polda Jateng serta 7 di Polda Jatim.

Tak terkecuali juga dengan eks Polwil Surakarta yang resmi dihapus sejak Senin (1/3). Walau sejarah panjang Polwil ini sudah ditorehkan, tetapi akhirnya tidak bisa menghindar dari takdirnya dilikuidasi. Semua terkait Keputusan Kapolri Nomor Pol: Kep/15/XII/ 2009,  tentang  likuidasi polwil dan polwiltabes se Indonesia serta pengaturannya dimana waktu pelaksanaannya dibatasi hingga akhir Februari tahun 2010 ini.

Sementara untuk jajaran Polda Jateng (dimana ada 6 polwil/polwiltabes akan dilikuidasi), ditindaklanjuti Kapolda Jateng dengan Surat Perintah Nomor: Sprin/190-193/I/2010 kepada seluruh kapolwil, kapolwiltabes, dan kapolres.

Likuidasi di Polwil Surakarta secara resmi ditandai dengan Berita Acara Penyerahan Aset antara Kapolwil Surakarta Kombes Pol Erry Subagyo dengan Kapoltabes Solo Kombes Pol Joko Irwanto di halaman Mapolwil Surakarta, Jl. Slamet Riyadi Solo Senin (1/3).

Tetapi walau telah diadakan likuidasi, untuk menuntaskan proses likuidasi dan dalam terus melayani aduan masyarakat.“Secara resmi tidak lagi beroperasi, namun jika ada laporan dari masyarakat tetap kami terima dan akan kami lanjutkan sesuai lokasi kejadiannya. Kalau kejadian di Solo kami arahkan ke Poltabes, kalau dari daerah nanti juga diarahkan ke Polres,” terang Kombes Pol Erry.

Sementara ditanya menyangkut penuntasan masalah mutasi personel, Erry menyatakan belum tuntas sepenuhnya terutama untuk posisi perwira menengah keatas. “Untuk personel 75% sudah mutasi ke jajaran mulai dari Poltabes Solo hingga Polres jajaran di Soloraya. Itu meliputi pangkat AKP (ajun komisaris polisi-red) ke bawah. Untuk perwira lainnya belum,” kata Erry.

Sementara dikutip dari komentarnya, Anggota Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional, red) Prof. Novel Ali mengatakan ”Likuidasi polwil dan polwiltabes adalah konsekuensi logis reformasi struktural Polri. Salah satu tujuannya mempercepat wujud Mabes Polri yang ramping, polda yang sedang, polres yang besar, dan polsek yang kuat,” Dia juga menegaskan ke depan fungsi Mabes Polri lebih diprioritaskan pada level pengambil kebijakan, dengan penguatan fungsi polsek dan polres sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat.

Namun, lanjut Novel, penghapusan satuan wilayah tersebut bukan berarti tanpa dampak. Positifnya, akan terjadi perampingan struktur dan optimalisasi fungsi Polri, sesuai wilayah pelayanannya.

Namun si sisi lain akan muncul berbagai persolan penempatan personel dari polwil dan polwiltabes yang dihapus ke tempat kerja baru. Lalu penumpukan tugas baru di polda akibat likuidasi polwil dan polwiltabes di jajaran polda tersebut. Kemudian, kemungkinan konflik kejiwaan pejabat lama polwil dan polwiltabes yang di-nonjob-kan di tempat tugas baru.

Yah semoga hal-hal ekses negatif tersebut tidak terjadi dalam hal likuidasi polwil/polwiltabes se Indonesia ini. Semoga teman-teman anggota se-eks polwil/polwiltabes terus berkarya dengan semangat tinggi di penugasan baru. Dan semoga juga pelayanan terhadap masyarakat lebih meningkat ke depannya…amin.

(sumber antara lain : Solopos dan Fb Polwil Pekalongan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: