• Top News

  • Pembaca online

  • BERITA PANGGILAN

    Kepada, Hermawan Susilo Wanto

    Dusun Ngaren RT 05 RW 05 Desa Monggot Kecamatan Geyer

     Kabupaten Grobogan

    akrab dengan panggilan mas wawan, kontributor Fakta12 untuk Wilayah Kabupaten Grobogan, dimohon untuk ke kantor redaksi.  Terima kasih

     

  • KALENDER

    Maret 2010
    S S R K J S M
    « Feb   Apr »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Informasi Penting

  • ISTIBANK

  • Search Engine Optimization SEO

  • Lowongan Kerja Klik disini :

    Sarana berbagi informasi dunia kerja dan dunia usaha
  • peta SURAKARTA

    coba download disini !
  • Peta YOGYA

  • Peta SEMARANG

    download disini !
  • Komentar Publik

    Dinoto di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Mochammad di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Qiuh-qiuh di BAIKKAH LUNA DIJERAT UU-ITE…
    karno di SENO SAMUDRO-AGUS PURMANTO BUP…
    Dedhy Kasamuddin di DEMO SRAGEN AKHIRNYA RICU…
    vino g utomo di SHELTER MULAI DIGARAP, DIPERKI…
    vino g utomo di RUTE BRT SURAKARTA
    SHELTER MULAI DIGARA… di RUTE BRT SURAKARTA
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
  • google NEXIAN

  • SIMPLE PLACE

    SIMPLE PLACE

  • News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
  • PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
  • Add to Technorati Favorites
  • Iklan

SOLO TECHNOPARK KURANG 153 MILIAR, UNTUK APA LAGI?

Solo, Fakta12

Pembangunan Solo Technopark (STP) masih membutuhkan sedikitnya Rp 153 miliar untuk menuntaskan seluruh rencana pembangunan. Untuk apa lagikah itu ?

Kalau melihat bangunan yang sudah berdiri sekarang maka STP telah memiliki bangunan training center dengan dua jenis pelatihan, yaitu pelatihan mekanik dan pelatihan pengelasan bawah air. Kelak, di kompleks tersebut, rencananya juga akan berdiri trading center, bangunan untuk penelitian dan bisnis incubator.

Kepala Bappeda kota  Solo, Anung Indro Susanto mengakui pembangunan STP sendiri terkendala dana. Saat ini, baru 25% dari total kebutuhan dana, Rp 204 miliar, yang telah tercukupi. Bappeda sendiri memproyeksikan masih butuh enam tahun lagi untuk merampungkan semua bangunan sesuai rancangan awal.

STP sendiri seperti dijelaskan walikota Jokowi dalam LPKJ tertulis didepan paripurna DPRD 2010, telah meluluskan 558 orang lulusan. 550 orang diantaranya telah terserap pada dunia kerja pada bidang industri manufaktur, perusahaan tekstil, jasa konstruksi, trading, dan jasa permesinan.

Okay, semoga kedepan STP jadi pusat perhatian (center of interest) dan percontohan tentang kegigihan Solo mewujudkan kota vokasi. Dan semoga komitmen akan kota vokasi tersebut dapat mensejahterakan bersama warga asal Solo, bukan terkesan “obor-obor blarag” semata….semoga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: