Iklan
  • Top News

  • Pembaca online

  • BERITA PANGGILAN

    Kepada, Hermawan Susilo Wanto

    Dusun Ngaren RT 05 RW 05 Desa Monggot Kecamatan Geyer

     Kabupaten Grobogan

    akrab dengan panggilan mas wawan, kontributor Fakta12 untuk Wilayah Kabupaten Grobogan, dimohon untuk ke kantor redaksi.  Terima kasih

     

  • KALENDER

    April 2010
    S S R K J S M
    « Mar   Mei »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Informasi Penting

  • ISTIBANK

  • Search Engine Optimization SEO

  • Lowongan Kerja Klik disini :

    Sarana berbagi informasi dunia kerja dan dunia usaha
  • peta SURAKARTA

    coba download disini !
  • Peta YOGYA

  • Peta SEMARANG

    download disini !
  • Komentar Publik

    Dinoto di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Mochammad di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Qiuh-qiuh di BAIKKAH LUNA DIJERAT UU-ITE…
    karno di SENO SAMUDRO-AGUS PURMANTO BUP…
    Dedhy Kasamuddin di DEMO SRAGEN AKHIRNYA RICU…
    vino g utomo di SHELTER MULAI DIGARAP, DIPERKI…
    vino g utomo di RUTE BRT SURAKARTA
    SHELTER MULAI DIGARA… di RUTE BRT SURAKARTA
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
  • google NEXIAN

  • SIMPLE PLACE

    SIMPLE PLACE

  • News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
  • PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
  • Add to Technorati Favorites

ATASI KEMACETAN, SOLO ADA RENCANA PEMBANGUNAN 2 UNDERPASS

Solo, Fakta12

Ada kabar gembira bagi mereka warga Solo yang sering merasa “judeg” dengan kemacetan di daerah sekitar Manahan dan Pasarnongko. Menyangkut persilangan jalan di daerah tersebut dengan perlintasan KA, maka Pemkot merencanakan pembangunan 2 underpass.

“Dua perlintasan KA, di Kota Barat dan Pasar Nongko, paling macet dibanding enam perlintasan KA lain yang ada di Solo,” kata Yosca Herman, KaDishub Solo, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Jumat (9/4).

Menurut catatan Dishub, dua perlintasan KA tersebut mencapai puncak kemacetan lalu lintas paling tidak empat waktu dalam sehari. Pada pukul 06.30-07.30 WIB, pukul 11.30-13.00 WIB, pukul 14.30-15.30 WIB, dan 16.00-17.30 WIB.

Herman juga menambahkan, anggaran dua proyek tersebut berasal dari Kementrian Perhubungan. Pembangunan satu unitnya ditaksir perlu dana Rp 10 miliar. Artinya dibutuhkan sekitar Rp. 20 Miliar untuk 2 titik underpass. Sementara, APBD kota dipersiapkan sebagai pendamping untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan nonteknis. “Usulan sudah  disampaikan, kami harap bisa terealisasi tahun 2011,” lanjut Herman.

Underpass sendiri berarti jalan persilangan tidak sebidang dengan lintasan lainnya, dimana jalan tersebut terletak dibawahnya. Dalam hal kedua underpass tersebut berarti membuat “terowongan” dibawah lintasan rel kereta api.

Di samping membangun 2 jalan underpass tadi, Dishub juga mengajukan anggaran untuk pelebaran underpass di kawasan Gilingan, atau kerap disebut viaduck Gilingan.

Di lokasi tersebut terkenal; hujan deras kerap menyebabkan genangan air yang tinggi. Pihaknya sehingga merasa perlu melebarkan jalan dan memperbaiki saluran air. Apalagi tinggi clearance (tinggi jarak bebas, red) untuk kendaran bermotor di viaduck tersebut dikenal sangat rendah sehingga meyulitkan mobil-mobil baik truk ataupun bis dengan ketinggian diatas 3 meter lewat situ.

Yah semoga proyek-proyek tersebut segera terwujud, sehingga sebagian “biang” kemacetan di kota Solo berkurang. dan semoga juga pembangunan underpass tersebut implementasinya dilakukan dengan baik, profesional dengan menggunakan pendekatan persuasif bagi warga sekitar yang terkena dampak langsung maupun tak langsungnya. Bagaimanapun itu semua demi niat baik, mengurangi kemacetan di kota Solo.

(awa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: