SELAMAT JALAN “MAESTRO GESANG”, FOTO PROSESI PEMAKAMAN

Solo, Fakta12

Hari Kebangkitan Nasional ke 102 tanggal  20 Mei 2010 akhirnya harus memberikan kesedihan kepada kita bangsa Indonesia, terutama masyarakat Solo. Sang maestro keroncong, pencipta lagu fenomena “Bengawan Solo” dan “Jembatan Merah” meninggal dunia di RS PKU Solo, pukul 18.15 WIB. Walau kondisi kesehatan beliau yang terus turun karena umur, keterkejutan dan kesedihan tetap bergejolak.

Bagaimana tidak, beliau dan lirik lagunya terutama Bengawan Solo begitu memukau bukan hanya nasional tetapi suadah mendunia. Tanpa lagu tersebut, mungkin orang tidak begitu mengenal kota Solo dan sekitarnya seperti sekarang ini. Lagu yang dengan kesederhanaannya tetapi begitu menggambarkan suatu dinamika masyarakat sekitar sebuah sungai besar di pulau Jawa.

Perhatian dari masyarakat, pemerintah dan khalayak begitu besar. Tak bisa dipungkiri Pak Gesang memang tokoh besar. Seorang yang dengan gubahannya terus mengharumkan nama kita Indonesia …dan masayarakat Jawa. Selamat jalan Pak Gesang, semoga amalmu diterima disisiNya, amin.

(foto SRD)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: