• Top News

  • Pembaca online

  • BERITA PANGGILAN

    Kepada, Hermawan Susilo Wanto

    Dusun Ngaren RT 05 RW 05 Desa Monggot Kecamatan Geyer

     Kabupaten Grobogan

    akrab dengan panggilan mas wawan, kontributor Fakta12 untuk Wilayah Kabupaten Grobogan, dimohon untuk ke kantor redaksi.  Terima kasih

     

  • KALENDER

    Juni 2010
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Informasi Penting

  • ISTIBANK

  • Search Engine Optimization SEO

  • Lowongan Kerja Klik disini :

    Sarana berbagi informasi dunia kerja dan dunia usaha
  • peta SURAKARTA

    coba download disini !
  • Peta YOGYA

  • Peta SEMARANG

    download disini !
  • Komentar Publik

    Dinoto di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Mochammad di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Qiuh-qiuh di BAIKKAH LUNA DIJERAT UU-ITE…
    karno di SENO SAMUDRO-AGUS PURMANTO BUP…
    Dedhy Kasamuddin di DEMO SRAGEN AKHIRNYA RICU…
    vino g utomo di SHELTER MULAI DIGARAP, DIPERKI…
    vino g utomo di RUTE BRT SURAKARTA
    SHELTER MULAI DIGARA… di RUTE BRT SURAKARTA
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
  • google NEXIAN

  • SIMPLE PLACE

    SIMPLE PLACE

  • News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
  • PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
  • Add to Technorati Favorites
  • Iklan

SERATUSAN DESA DI SUKOHARJO BERMASALAH DENGAN LPJ APBDES

Sukoharjo, Fakta12

Setelah di Karanganyar (baca disini), kini Pemerintahan Kabupaten Sukoharjo gantian mengakui ratusan desa di wilayahnya punya potensi bermasalah. Dari sekitar 150 desa di wilayah Sukoharjo, baru 30% saja yang selesai melaporkan LPJ APBDes  (Laporan Pertanggung-jawaban Anggaran Pendapatan dan belanja desa, red.) untuk tahun 2009 yang lalu. Ini berarti ada sekitar 105 desa yang belum menyelesaikan LPJ tersebut…nah lho!

Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa Pemkab Sukoharjo,   Seno (27/5) di depan rapat paripurna DPRD Sukoharjo. Jika desa belum menyerahkan laporan tersebut, sebagai konsekuensi kemungkinan untuk tahun 2010 desa yang bersangkutan tidak akan memperoleh dana APBDes di tahun 2010, lanjut Seno.

Walau demikian Seno mengungkapkan memang banyak kendala di aparat desa yang menyebabkan keterlambatan pelaporan tersebut. Hal tersebut antara lain penggunaan pelaporan cara sistem terpadu dengan akuntabilitas standar akuntansi keuangan, sesuai surat edaran Mendagri. Belum lagi sumber daya manusia aparat pedesaan di wilayah Sukoharjo juga dianggapnya secara umum belum layak untuk dianggap sanggup membantu menyelesaikan masalah pertanggung-jawaban sesuai standar Mendagri tersebut.

Ok, sekarang semoga hal tersebut bisa disadari sebagai PR krusial oleh pemerintahan kabupaten Sukoharjo kedepan terutama Bupati terpilih nantinya. Ini kan demi kemajuan Sukoharjo sendiri, kasihan kan kalo pada disunat anggaran dari pemkabnya hanya gara-gara nggak betul pelaporan pertanggung-jawaban sebelumnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: