• Top News

  • Pembaca online

  • BERITA PANGGILAN

    Kepada, Hermawan Susilo Wanto

    Dusun Ngaren RT 05 RW 05 Desa Monggot Kecamatan Geyer

     Kabupaten Grobogan

    akrab dengan panggilan mas wawan, kontributor Fakta12 untuk Wilayah Kabupaten Grobogan, dimohon untuk ke kantor redaksi.  Terima kasih

     

  • KALENDER

    Juni 2010
    S S R K J S M
    « Mei   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Informasi Penting

  • ISTIBANK

  • Search Engine Optimization SEO

  • Lowongan Kerja Klik disini :

    Sarana berbagi informasi dunia kerja dan dunia usaha
  • peta SURAKARTA

    coba download disini !
  • Peta YOGYA

  • Peta SEMARANG

    download disini !
  • Komentar Publik

    Dinoto di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Mochammad di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Qiuh-qiuh di BAIKKAH LUNA DIJERAT UU-ITE…
    karno di SENO SAMUDRO-AGUS PURMANTO BUP…
    Dedhy Kasamuddin di DEMO SRAGEN AKHIRNYA RICU…
    vino g utomo di SHELTER MULAI DIGARAP, DIPERKI…
    vino g utomo di RUTE BRT SURAKARTA
    SHELTER MULAI DIGARA… di RUTE BRT SURAKARTA
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
  • google NEXIAN

  • SIMPLE PLACE

    SIMPLE PLACE

  • News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
  • PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
  • Add to Technorati Favorites
  • Iklan

BUPATI KLATEN HIMBAU WARGANYA

Klaten, Fakta12

Bupati Klaten, Sunarna meminta warganya mewaspadai setiap pendatang baru guna mengantisipasi kejadian yang tidak dinginkan. Hal itu menyusul penyergapan Densus 88 terhadap penghuni kos baru di Dukuh Cungkrungan, Belangwetan, Klaten Utara, Rabu (23/6).

Bereaksi terhadap tertangkapnya jaringan teroris di Klaten Bupati Klaten Sunarna, adakan jumpa pers yang digelar di RM Merapi Resto, Kamis (24/6). Bupati meminta kepada jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Pemerintah Desa (Pemdes), Ketua RT maupun RW untuk menyosialisasikan kepada warga agar senantiasa berhati-hati terhadap kedatangan warga baru.

“Tanyakan KTP dan maksud kedatangannya dengan jelas, kalau perlu fotocopy KTP itu, terutama mereka yang hendak menyewa kos atau mengontrak rumah,” papar Sunarna. (sp/es)

Iklan
%d blogger menyukai ini: