• Top News

  • Pembaca online

  • BERITA PANGGILAN

    Kepada, Hermawan Susilo Wanto

    Dusun Ngaren RT 05 RW 05 Desa Monggot Kecamatan Geyer

     Kabupaten Grobogan

    akrab dengan panggilan mas wawan, kontributor Fakta12 untuk Wilayah Kabupaten Grobogan, dimohon untuk ke kantor redaksi.  Terima kasih

     

  • KALENDER

    Juli 2010
    S S R K J S M
    « Jun   Agu »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Informasi Penting

  • ISTIBANK

  • Search Engine Optimization SEO

  • Lowongan Kerja Klik disini :

    Sarana berbagi informasi dunia kerja dan dunia usaha
  • peta SURAKARTA

    coba download disini !
  • Peta YOGYA

  • Peta SEMARANG

    download disini !
  • Komentar Publik

    Dinoto di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Mochammad di Kuota 20 Persen Dianggap Rugik…
    Qiuh-qiuh di BAIKKAH LUNA DIJERAT UU-ITE…
    karno di SENO SAMUDRO-AGUS PURMANTO BUP…
    Dedhy Kasamuddin di DEMO SRAGEN AKHIRNYA RICU…
    vino g utomo di SHELTER MULAI DIGARAP, DIPERKI…
    vino g utomo di RUTE BRT SURAKARTA
    SHELTER MULAI DIGARA… di RUTE BRT SURAKARTA
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
    Hilmy Khoiri di 42 TEWAS AKIBAT LAKALANTAS DI…
  • google NEXIAN

  • SIMPLE PLACE

    SIMPLE PLACE

  • News & Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
  • PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia
  • Add to Technorati Favorites
  • Iklan

OKNUM SATPOL PP TAK KUAT MENAHAN HASRAT MESUMNYA

Jakarta- Peristiwa pencabulan itu terjadi pada Sabtu (17/7) dinihari. Saat itu Bunga dan pacarnya sedang berduaan di Monas.

Tiba-tiba keduanya dihampiri oleh dua oknum Satpol PP ini. Keduanya lalu meminta korban untuk menunjukkan KTP. Namun korban hanya menunjukkan surat jalan karena keduanya masih di bawah umur.

Tidak cukup sampai di situ, wanita yang merupakan pasangan kekasih itu malah diseret oleh Suharyanto ke tangga di dekat pintu masuk Tugu Monas dengan alasan untuk didata. Namun tanpa dinyana, korban justru dipaksa melayani oknum nakal itu.

Kedua tersangka lalu menyuruh korban untuk berlari mengelilingi Monas sebanyak 10 kali. Karena menolak, kedua korban lalu dimintai uang sebesar Rp 40 ribu.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Gambir AKP Mustaqim motif dari pelaku Suharyanto (37) hanyalah hasrat seksual saja. Seks yang dilakukan melalui oral itu berlangsung di lorong Monas.

Korban sendiri, menurut Mustaqim, memiliki paras yang lumayan cantik. “Saya sendiri belum lihat korbannya. Kata pelaku sih lumayan manis,” katanya.

Kini, Suharyanto mendekam di Polsek Gambir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Dia dijerat dengan Pasal 289 dan 296 KUHP tentang pencabulan anak dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sementara rekannya, Cipto Ariyanto (26), dijerat dengan pasal pemerasan. (dt/es)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: