JOKOWI ANGGAP REMISI TAHANAN JANGAN DISAMAKAN KEMUDAHAN

Solo, Fakta12

Remisi atau dalam istilahnya pengurangan masa tahanan diberikan setiap tahun khususnya pada HUT Proklamasi kepada tahanan tertentu rutan yang tengah menjalani masa hukuman namun dinilai menunjukkan kelakuan yang kooperatif. Remisi diberikan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam rangka HUT ke-65 RI. Penyerahan SK RU dilakukan secara simbolis oleh Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) dan Kepala Rutan Kelas 1 Solo, Azwar BciP SH MM.

Sementara itu jumlah binaan Pemasayarakatan Klas IA di Solo sebanyak 475, yang terdiri dari Napi laki-laki sebanyak 191, Wanita sebanyak 11. Sedangkan status titipan sebanyak 258 laki-laki dan 14 wanita. Para napi tersbut menghuni blok BI dengan 73 laki-laki dan 7 wanita, Blok BIIa untuk laki-laki sebanyak 113 dan wanita berjumlah 4. Untuk napi anak hanya dihuni 6 orang. Sedangkan untuk tahanan khusus narkoba berjumlah 51 laki-laki dan 80 wanita. Yang menarik di sini ada 1 titipan bayi yang merupakan anak dari salah satu penghuni rutan yang sedang menjalani hukuman.

Sedangkan napi yang memenuhi syarat untuk diusulkan RU (remisi umum) pada 17 Agustus 2010 sebanyak 123 yang terdiri dari :

114 pria dan 9 wanita yang terdiri dari napi yang mendapat Remisi Umum I sebanyak 110 dengan status 2 napi menunggu SK dari pusat (kasus psikotropika) dengna pidana lebih dari 2 tahun. 2 napi lain telah diusulkan RU dan dipindah ke LP klas IIB Klaten. 8 napi telah dibebaskan karena mendapatkan SK Pembebasan bersyarat (PB) dan 10 napi sidah dibebaskan karena mendapatkan SK Cuti Bersama (CB). Napi yang diusulkan RU II 17 Agustus 2010 dan langsung bebas sebanyak 13 orang, dengan 2 napi langsung pulang karena SK CB telah turun, sedangkan 1 napi SK CB sudah turun namun belum dipulangkan karena yang bersangkutan masih menjalani pidana kurungan (subsider).

Dalam kesempatan itu Jokowi berpesan bahwa remisi bukanlah suatu kemudahan, yang kemudian terus disepelekan, namun semuanya itu untuk tidak diulangi perbuatannya. Jokowi juga berpesan bahwa para mantan napi yang nantinya bebas kembali ke masyarakat agar jangan minder atau takut terhadap masyarakat. Karena semua tindakan salah yang telah terhukum akan berjalan seiring dengan tindakan baik di tengah masyarakat. (gding/es)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: